Pendidikan jasmani dalam perspektif Islam telah banyak dikaji secara parsial, namun sintesis filosofis yang mengintegrasikan hakikat (ontologi), sumber pengetahuan (epistemologi), dan tujuan pengembangannya (aksiologi) masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan prinsip-prinsip filosofis pendidikan jasmani Islam melalui sintesis ketiga pilar keilmuan tersebut. Penelitian ini merupakan kajian kepustakaan (library research) dengan pendekatan konseptual-filosofis terhadap Al-Qur’an, hadis, pemikiran tokoh pendidikan Islam, serta artikel ilmiah nasional dan internasional. Teknik analisis data dilakukan melalui pembacaan kritis, pengelompokan tematik, perbandingan antarsumber, dan sintesis konseptual untuk membangun kerangka berpikir yang utuh. Hasil kajian menemukan bahwa secara ontologis, jasmani merupakan bagian integral dari eksistensi manusia, amanah Tuhan, dan medium aktualisasi tanggung jawab; secara epistemologis, pengetahuan pendidikan jasmani dibangun melalui integrasi wahyu, akal, pengalaman empiris, dan ilmu pengetahuan; sedangkan secara aksiologis, pendidikan jasmani diarahkan pada pencapaian kesehatan, kemaslahatan, pembentukan akhlak, disiplin, tanggung jawab, dan pengendalian diri. Sintesis dari ketiganya menghasilkan prinsip filosofis terpadu yang menegaskan bahwa pendidikan jasmani dalam Islam bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan proses ibadah dan pembentukan insan kamil. Temuan ini menawarkan kerangka filosofis holistik yang dapat dijadikan landasan dalam merumuskan tujuan, materi, strategi, dan evaluasi pembelajaran pendidikan jasmani Islam.
Copyrights © 2026