Pemeliharaan ayam skala rumah tangga di Desa Tegalrejo memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kegiatan produktif masyarakat, namun proses penetasan masih banyak mengandalkan pengeraman alami dan belum didukung sarana serta keterampilan teknologi penetasan yang memadai. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan menerapkan teknologi tepat guna berupa inkubator telur ayam otomatis sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Karang Taruna Tanjung Manunggal dalam memanfaatkan teknologi penetasan. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui koordinasi dan analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan teori, praktik pembuatan, pengujian, dan penerapan teknologi. Sebanyak 21 peserta terlibat dalam pelatihan dan praktik, menghasilkan 10 unit inkubator berkapasitas 32–36 telur per unit yang telah diuji, diserahkan, dan mulai digunakan untuk uji coba penetasan. Observasi dan tanya jawab informal menunjukkan capaian awal pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memahami prinsip penetasan serta mengoperasikan inkubator. Tingkat keberhasilan penetasan dan dampak terhadap produktivitas masih memerlukan evaluasi setelah satu siklus penetasan selesai.
Copyrights © 2026