Sektor hortikultura merupakan salah satu subsektor pertanian yang memiliki potensi ekonomi tinggi, khususnya pada komoditas durian premium seperti Musang King. Peningkatan permintaan pasar dan harga jual yang relatif tinggi menjadikan durian Musang King menarik untuk dikaji sebagai instrumen investasi pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prospek investasi kebun durian Musang King di Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis finansial sederhana berdasarkan asumsi teknis budidaya. Usaha dianalisis pada lahan seluas 10.000 m² dengan 100 pohon, di mana fase investasi berlangsung selama empat tahun, produksi awal dimulai pada tahun ke-5, dan produksi penuh dicapai pada tahun ke-6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan usaha pada fase produksi penuh berkisar antara Rp6,3 miliar hingga Rp8,4 miliar per tahun dengan biaya perawatan yang relatif rendah. Pembahasan menunjukkan bahwa dominasi penerimaan terhadap biaya menghasilkan pendapatan bersih yang tinggi serta periode pengembalian investasi yang cepat. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa kebun durian Musang King memiliki kelayakan finansial yang sangat baik dan berpotensi dikembangkan sebagai investasi pertanian yang berkelanjutan di Kabupaten Kutai Timur.
Copyrights © 2026