ABSTRAKPeningkatan timbulan sampah yang tidak diimbangi dengan pengelolaan yang optimal menjadi salah satu permasalahan lingkungan. Salah satu upaya penanganannya dilakukan melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R) yang menerapkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja TPS-3R di Desa Jimbung, Kabupaten Klaten, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pengelolaan sampah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPS-3R Desa Jimbung telah menerapkan prinsip 3R dengan dukungan sarana dan kelembagaan yang memadai. Pemanfaatan sampah organik melalui budidaya maggot dan pengolahan sampah anorganik melalui daur ulang mampu mengurangi timbulan sampah. Namun, pengelolaan masih terkendala oleh rendahnya partisipasi masyarakat, keterbatasan pembiayaan, hambatan teknis, dan jumlah pelanggan yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kelembagaan, peningkatan partisipasi masyarakat, serta optimalisasi sarana dan pembiayaan untuk mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan.Kata kunci : Kinerja; Partisipasi Masyarakat; Pengelolaan Sampah; TPS-3R
Copyrights © 2026