Pekerja perempuan sering menghadapi tantangan dalam menjalankan peran ganda sebagai pekerja dan ibu yang berpotensi menimbulkan work-family conflict. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi strategi koping dan manajemen diri (self-management in making choice) yang digunakan pekerja perempuan dalam menjalankan peran ganda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan melibatkan lima pekerja perempuan berusia 28–44 tahun yang telah menikah, memiliki anak usia 0–12 tahun, dan bekerja penuh waktu. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian mengidentifikasi satu tema utama, yaitu self-management in making choice, yang terdiri atas lima subtema: mengalokasikan waktu pribadi, menetapkan batasan, merencanakan dan menerapkan disiplin, menetapkan prioritas, serta mencari dukungan. Seluruh partisipan melaporkan adanya kelelahan akibat tuntutan peran ganda, namun menunjukkan kemampuan adaptasi melalui berbagai strategi koping yang membantu menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga. Kemampuan manajemen diri terbukti berperan penting dalam mencegah burnout, meningkatkan kesejahteraan, dan mempertahankan produktivitas kerja. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan keluarga, lingkungan kerja, dan kebijakan yang responsif gender dalam meningkatkan kualitas hidup pekerja perempuan. Kata Kunci: pekerja perempuan, strategi koping, manajemen diri, peran ganda, work-family conflict
Copyrights © 2026