Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontrol sosial sebagai mekanisme sosisalisasi sekunder dalam pembentukan karakter anak asuh di panti Asuhan Mizan Amanah. Penelitian ini dilatarbelkangi oleh pentingnya peran lembaga pengasuhan alternatif dalam membentuk perilaku, kedesiplinan, serta nilai sosial anak asuh dilluar lingkungan keluarga inti. Panti asuhan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemenuhan kebutuhan dasar anak, tetapi juga sebagai agen sosialisasi sekunder yang mentranmisikan nilai, norma dan pola prilaku melalui siistem pengasuhan yang terstruktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara mendalam informan terdiri dari pengurus dan pengasuh oanti asuhan. Analisis penelitian menggunakan teori kontruksi sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckmann serta teori kontrol sosial Travis Hirchi untuk menjelaskan Proses internalisasi nilai dan pembentukan kepatuhan sosial anak asuh. Hasil penelitian menunjukan bahwa kontrol sosial di panti asuhan dijalankan melalui mekanisme pembiasaan, pengawasan, disiplin kolektif, pembinaan religius, serta evaluasi perilaku yang berlangsung secara terstruktur dalam kehidupan sehari-hari anak asuh. Rutinitas harian yang mencakup salat berjamaah, murojaah, pendidikan formal, pembinaan akhlak, dan pengawasan aktivitas sosial menjadi internaliasi disiplin. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kontrol sosial di panti asuhan berfungsi sebagai mekanisme sosialisasi sekunder yang efektif dalam membentuk karakter anak asuh melalui proses internalisasi sekunder yang efektif dalam membentuk karakter anak asuh melalui proses internalisasi nilai yang dilakukan secara terus menerus . kehidupan kolektif dilingkungan panti membentuk kemampuan adaptasi sosial anak, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat kepatuhan terhadap norma sosial dan nilai keagamaan
Copyrights © 2025