Kondisi tekanan darah lebih dari 120/80 mmHg atau dikenal dengan hipertensi tetap menjadi masalah kesehatan utama karena meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, stroke, dan gangguan ginjal. Pendekatan non farmakologis seperti minuman herbal semakin banyak dieksplorasi karena keamanan dan efek samping yang minimal. Lidah buaya dan air kelapa (Cocos nucifera L.) mempunyai sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan pendukung hidrasi yang berfungsi pada pengaturan tekanan darah. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efek minuman lidah buaya dan air kelapa dalam menurunkan tekanan darah melalui proses keperawatan. Dua responden hipertensi dari wilayah UPT Puskesmas Labuan Kabupaten Pandeglang Banten berpartisipasi dalam studi kasus ini. Setiap responden mengkonsumsi 200 ml minuman sekali sehari selama 7 hari berturut-turut. Tekanan darah diukur secara teratur, dan responden dipantau untuk perubahan gejala seperti pusing dan kelelahan. Kedua responden menunjukkan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik secara bertahap. Secara subyektif, mereka juga melaporkan berkurangnya keluhan pusing. Perbaikan ini terjadi karena kandungan lidah buaya dan air kelapa yaitu antioksidan, elektrolit, kalium, dan senyawa bioaktif yang menyebabkan relaksasi pembuluh darah dan keseimbangan hidrasi. Meskipun penelitian ini melibatkan ukuran sampel yang kecil dan tidak memiliki kelompok kontrol, temuan tersebut konsisten dengan bukti sebelumnya yang menunjukkan bahwa minuman herbal dapat membantu mendukung pengendalian tekanan darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi nata de lidah buaya dan air kelapa berpotensi sebagai pilihan non farmakologis yang aman, alami, dan efektif untuk menurunkan tekanan darah pada individu hipertensi
Copyrights © 2026