Penurunan kualitas tidur pada populasi lanjut usia umumnya berkorelasi dengan munculnya ketidaknyamanan somatik akibat penyakit kronis, termasuk hipertensi dan gejala sisa stroke. Studi kasus ini bertujuan untuk menguraikan pengelolaan asuhan keperawatan menggunakan modalitas terapi relaksasi otot progresif guna mengatasi kendala gangguan pola tidur pada Tn. R di wilayah Seduduk Mulyorejo. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif melalui pendekatan studi kasus tunggal yang dilaksanakan selama satu pekan, dengan durasi intervensi tiga puluh menit pada setiap sesi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi menggunakan tensimeter digital, serta dokumentasi selama proses asuhan keperawatan. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan kondisi pasien sebelum dan sesudah intervensi berdasarkan hasil pengkajian, observasi, pengukuran tekanan darah, dan evaluasi perkembangan pasien. Hasil evaluasi klinis menunjukkan bahwa pemberian latihan relaksasi secara rutin mampu memperbaiki kualitas tidur dan meningkatkan kenyamanan fisik pasien. Meskipun penurunan tekanan darah belum menunjukkan perubahan yang bermakna akibat proses penuaan vaskular serta ketidakpatuhan terhadap terapi farmakologis, pasien mengungkapkan bahwa tubuhnya terasa lebih ringan dan rileks, rasa terbakar pada kaki pada malam hari berkurang, serta frekuensi terbangun saat tidur juga menurun.
Copyrights © 2026