Bayi baru lahir (BBL) hingga usia kurang dari 1 bulan merupakan kelompok umur dengan risiko gangguan kesehatan paling tinggi, karena pada masa ini berbagai masalah kesehatan dapat muncul. Selain itu, BBL harus segera beradaptasi dengan pengaturan suhu tubuh atau yang dikenal dengan termoregulasi. Oleh karena itu, diperlukan Early Essential Newborn Care (EENC) atau pelayanan neonatal esensial sebagai upaya untuk menunjang kesehatan bayi baru lahir. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas early essential newborn care dalam peningkatan termoregulasi dan pemberian asi pada bayi baru lahir. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan rancangan post-test only control group design. Sampel penelitian sebanyak 40 responden. Hasil penelitian yang dilakukan mengenai efektivitas Perawatan Esensial Dini Bayi Baru Lahir (EENC) dalam meningkatkan regulasi bayi dan hasil menyusui menggunakan uji Chi-Square. Nilai p yang diperoleh adalah 0,000, yang lebih kecil dari 0,05. Hal ini berarti hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima, yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan atau efektivitas antara penerapan EENC dan peningkatan keberhasilan menyusui pada bayi baru lahir.
Copyrights © 2026