Bayi usia 3–6 bulan berada pada periode emas tumbuh kembang yang rentan mengalami gangguan kualitas tidur dan keterlambatan capaian motorik apabila tidak mendapatkan stimulasi yang adekuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan Gentle Touch Baby Massage Berbasis Family-Centered Care terhadap kualitas tidur dan capaian motorik bayi usia 3–6 bulan. Desain penelitian adalah quasi eksperimen dengan rancangan pretest-posttest with control group design melalui teknik purposive sampling melibatkan 50 bayi di PMB Ikli Marisyah Hutagaol yang dibagi menjadi kelompok intervensi (n=25) dan kelompok kontrol (n=25). Kelompok intervensi mendapatkan pijat yang dilakukan oleh orang tua setelah pelatihan, dua kali sehari selama 10–15 menit per sesi, selama 14 hari berturut-turut, sedangkan kelompok kontrol hanya mendapatkan asuhan standar/rutin. Kualitas tidur diukur dengan Brief Infant Sleep Questionnaire (BISQ) dan capaian motorik dengan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) yang sudah baku. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test, Paired t-test, dan Mann-Whitney U Test. Hasil menunjukkan peningkatan bermakna pada skor BISQ (1,56±0,92 menjadi 4,04±1,14; p<0,001) dan skor KPSP (6,16±0,99 menjadi 7,88±1,36; p<0,001) pada kelompok intervensi, sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan bermakna (p=0,796 dan p=0,090). Selisih (delta) skor BISQ dan KPSP pada kelompok intervensi secara bermakna lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (p<0,001 untuk kedua variabel). Dapat disimpulkan bahwa Gentle Touch Baby Massage Berbasis Family-Centered Care efektif meningkatkan kualitas tidur dan capaian motorik bayi usia 3–6 bulan.
Copyrights © 2026