Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi karena mengandung zat gizi lengkap dan komponen imunologis yang mendukung pertumbuhan serta perlindungan terhadap penyakit. Salah satu kendala pemberian ASI adalah rendahnya produksi ASI pada ibu nifas, terutama pada hari-hari awal setelah persalinan. Jantung pisang mengandung senyawa laktagogum seperti alkaloid, polifenol, steroid, dan flavonoid yang berpotensi meningkatkan produksi ASI. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh konsumsi jantung pisang terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba tahun 2026. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment pendekatan pre-test and post-test control group. Sampel berjumlah 100 ibu nifas hari ke-1 sampai ke-7 dengan teknik purposive sampling. Intervensi berupa konsumsi olahan jantung pisang 200 gram per hari selama 7 hari. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi, gelas ukur ASI, dan kuesioner kelancaran ASI. Analisis menggunakan Paired Sample T-Test. Sebelum intervensi, 78 responden (78,0%) mengalami produksi ASI kurang lancar, sedangkan setelah intervensi 88 responden (88,0%) mengalami produksi ASI lancar. Rerata volume ASI meningkat dari 42,50 ml menjadi 115,20 ml. Uji statistik menunjukkan p-value = 0,000 (<0,05), sehingga terdapat pengaruh signifikan konsumsi jantung pisang terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas.
Copyrights © 2026