Angkasa: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi
Vol 18, No 3 (2026): Agustus

Pengaruh Perbedaan Lokasi Base Isolation Terhadap Mekanisme Kehancuran Gedung Bertingkat Menggunakan Analisis Pushover

Ahmad Rizal Wishly Lahudian (Universitas Brawijaya)
Ari Wibowo (Universitas Brawijaya)
Retno Anggraini (Universitas Brawijaya)



Article Info

Publish Date
25 Aug 2026

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi pengaruh variasi lokasi penempatan sistem isolasi dasar (base isolation) terhadap kinerja seismik dan mekanisme kegagalan gedung bertingkat beton bertulang dengan ketidakberaturan vertikal (setback). Menggunakan analisis pushover statik non-linier, lima modelbangunan dengan konfigurasi satu model fixed based dan empat model dengan penempatan isolator High Damping Rubber Bearing (HDRB) yang berbeda dianalisis berdasarkan prosedur ASCE 41-17 dan ATC-40. Hasil simulasi menunjukkan bahwa lokasi penempatan isolator sangat memengaruhi pola progresi sendi plastis dan mekanisme keruntuhan struktur. Struktur fixed base konvensional dan model dengan mid-story isolation rentan terhadap kegagalan geser lateral atas (shear-sway mechanism) yang katastrofik akibat konsentrasi tegangan lokal pada arah sumbu Y. Sebaliknya, Model 4 terbukti menjadi konfigurasi paling efektif karena mampu meredam gaya geser seismik secara sempurna dengan mempertahankan kondisi elastis penuh pada arah sumbu X, serta meminimalkan kerusakan struktural berupa sendi plastis daktil pada elemen balok arah sumbu Y tanpa melibatkan elemen kolom.

Copyrights © 2026