Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Program Relawan Pajak sebagai bentuk partisipasi pemuda dalam mendukung penerimaan negara melalui peningkatan literasi pajak, kesadaran perpajakan, dan kepatuhan wajib pajak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di KPP Pratama Surabaya Pabean Cantian. Data diperoleh melalui Focus Group Discussion (FGD), wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan relawan pajak, wajib pajak, akademisi, pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP), dan konsultan pajak. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Relawan Pajak berperan sebagai educational facilitators, tax assistants, dan community intermediaries dalam membantu wajib pajak memahami prosedur perpajakan, menggunakan Coretax, serta memenuhi kewajiban pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan. Pendampingan yang diberikan terbukti meningkatkan literasi pajak, menumbuhkan kesadaran perpajakan, serta mendorong kepatuhan wajib pajak. Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan pemuda melalui Program Relawan Pajak memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan perpajakan dan mendukung terbentuknya budaya sadar pajak (tax culture). Oleh karena itu, penguatan kapasitas relawan, kolaborasi antara DJP dan perguruan tinggi, serta evaluasi program secara berkelanjutan diperlukan untuk mengoptimalkan pelaksanaan Program Relawan Pajak.
Copyrights © 2026