Sains Akuakultur Tropis : Indonesian Journal of Tropical Aquaculture
Vol 10, No 2 (2026): SAT September edition

Supplementation of Lysine and Methionine in Commercial Feed on the Survival and Growth of Jelawat (Leptobarbus hoevenii) Fry

Muhammmad Ikhwan Ihtifazhuddin (Program Studi Akuakultur Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman Jl. Gunung Tabur, Kelurahan Gunung Kelua, kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda Kalimantan Timur 75242)



Article Info

Publish Date
03 Sep 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian pakan komersil dengan penambahan asam amino lisin dan metionin terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan benih ikan jelawat (Leptobarbus hoevenii) dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dan tiga ulangan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah mengaplikasikan lisin dan metionin pada pakan komersil dengan dosis berbeda yaitu P1 (0%), P2 (1%), P3 (2%), P4 (3%). Parameter yang diamati meliputi kelangsungan hidup, pertumbuhan panjang total, pertumbuhan berat mutlk, laju pertumbuhan spesifik, efisiensi pemanfaatan pakan, dan rasio konversi pakan, serta kualitas air sebagai dat penunjang. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan asam amino lisin dan metionin pada pakan komersil tidak berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup, pertumbuhan panjang total, pertumbuhan berat mutlak, laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan, efisiensi pemanfaatan pakan (P>0,05). Hasil pengamatan selama penelitian menunjukan nilai tertinggi terdapat pada, pertumbuhan panjang total P2 (1%) dengan nilai 2,7 cm , pertumbuhan berat mutlak P2 dengan dosis (1%) 6,09 g, laju pertumbuhan spesifik P2 (1%) dengan nilai 2,08, rasio konversi pakan P1 (0%) dengan nilai 2,2 dan efisiensi pemanfaatan pakan P2 (1%) dengan nilai 65,92.

Copyrights © 2026