Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kinerja hasil beberapa varietas kacang hijau yang diberi perlakuan perendaman gibberellin. Penelitian ini dilakukan di Desa Sampe Cita, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, dari November 2025 hingga Februari 2026. Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial diterapkan dengan menggunakan dua faktor perlakuan, yaitu varietas kacang hijau (Vima 4, Vimil 1, dan Kutilang) dan durasi perendaman gibberellin (0, 30, 60, dan 90 menit) pada konsentrasi 50 ppm. Setiap perlakuan diulang tiga kali, dan data dianalisis menggunakan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan varietas secara signifikan mempengaruhi tinggi tanaman dan berat 100 biji. Durasi perendaman gibberellin juga menunjukkan pengaruh signifikan pada semua parameter yang diamati. Varietas Kutilang yang dikombinasikan dengan periode perendaman 90 menit menghasilkan pertumbuhan dan kinerja hasil terbaik. Meskipun demikian, interaksi antara varietas kacang hijau dan perlakuan gibberellin tidak secara signifikan memengaruhi tinggi tanaman, umur berbunga, jumlah cabang produktif, jumlah polong per sampel dan per petak, berat biji per sampel dan per petak, berat 100 biji, atau panjang akar.
Copyrights © 2026