Penelitian ini membahas penerapan nilai-nilai sila kelima Pancasila, yaitu “Keadilan Sosial bagi SeluruhRakyat Indonesia,” dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil, khususnya diKabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Sebagai wilayah perbatasan, Nunukan menghadapi berbagaipermasalahan sosial-ekonomi seperti keterbatasan infrastruktur, rendahnya kualitas pendidikan, danminimnya akses terhadap pelayanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka denganmenelaah berbagai literatur terkait pembangunan daerah terpencil, keadilan sosial, serta implementasinilai-nilai Pancasila dalam kebijakan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan sila kelima diKabupaten Nunukan masih bersifat prosedural dan belum menyentuh aspek substantif keadilan sosial.Program pembangunan cenderung berorientasi pada proyek fisik dan belum sepenuhnya melibatkanpartisipasi masyarakat lokal. Oleh karena itu, diperlukan paradigma pembangunan baru yang berpusat padamanusia (people-centered development), dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, pemberdayaanekonomi berbasis potensi lokal, dan peningkatan partisipasi masyarakat. Melalui pendekatan tersebut,nilai-nilai Pancasila dapat diwujudkan secara nyata dalam kehidupan masyarakat perbatasan.
Copyrights © 2026