Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi dalam praktik produksi makanan, termasuk pada bidang boga. Tantangan utama dalam praktik boga adalah menjaga konsistensi kualitas, efisiensi proses, dan keamanan pangan, terutama pada skala pendidikan vokasi dan unit produksi kecil. Penelitian ini bertujuan mengkaji pemanfaatan teknologi digital yang dipadukan dengan pembelajaran mesin ringan sebagai alat bantu pengambilan keputusan produksi makanan. Metode pembelajaran mesin yang digunakan adalah decision tree karena sifatnya yang sederhana dan mudah diinterpretasikan. Data dikumpulkan dari proses produksi makanan yang mencakup parameter waktu pemasakan, suhu, dan hasil kualitas produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital yang didukung pembelajaran mesin ringan mampu membantu praktisi boga dalam mengidentifikasi pola proses produksi serta memberikan rekomendasi keputusan yang lebih sistematis. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi teknologi digital dan pembelajaran mesin ringan berpotensi meningkatkan keamanan dan efisiensi produksi makanan tanpa menghilangkan peran keahlian manusia
Copyrights © 2026