Penelitian dirancang dengan Pola Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan perlakuan perendaman (P) yang terdiri dari 4 kategori yaitu P0 (tanpa perendaman), P1 (perendaman dengan air biasa selama 12 jam), P2 (perendaman dengan air biasa dengan mengganti airnya setiap 3 jam selama 12 jam)P3 (perendaman dengan air panas dengan suhu awal (80℃) dan dibiarkan menjadi dingin selama 12 jam) dan perlakuan pengamplasan yang terdiri dari 4 kategori yaitu S0(tanpa pengamplasan), S1(pengamplasan satu sisi), S2(pengamplasan dua sisi),S3 (pengamplasan pada bagian bawah benih). Dua faktor tersebut dikombinasikan menjadi 16 kombinasi perlakuan dan diulang 3 kali sehingga ada 48 satuan percobaan dan Setiap satuan percobaan terdiri 15 benih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengamplasan dan perendaman berpengaruh terhadap pematahan dormansi benih kemenyan durame. Benih kemenyan durame yang diamplas pada dua sisi benih dan direndam dengan mengganti airnya setiap 3 jam selama 12 jam memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap beberapa parameter yaitu persentase hidup kecambah sebesar 89%, rata rata daya kecambah benih 93,3 %, rata rata laju perkecambahan benih 20 hari. Kemenyan durame memiliki rataan kadar air benih 17,18 % hal ini menunjukkan bahwa kadar air benih kemenyan durame tergolong kepada benih intermediet. Tipe perkecambahan kemenyan durame adalah epigeal.
Copyrights © 2026