Kasumba turate (Carthamus tinctorius L.) mengandung senyawa metabolit sekunder, seperti flavonoid dan fenolik, yang dilaporkan memiliki aktivitas biologis, termasuk antioksidan dan antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi sediaan facial wash serta mengetahui aktivitas antibakteri facial wash yang mengandung ekstrak etanol kasumba turate terhadap Propionibacterium acnes. Penelitian menggunakan uji stabilitas dan metode difusi cakram untuk pengujian aktivitas antibakteri. Hasil uji stabilitas menunjukkan bahwa seluruh formula tetap homogen dan secara organoleptik tidak mengalami perubahan berarti, meskipun terdapat perubahan pH dan tinggi busa setelah cycling test. Aktivitas antibakteri meningkat secara deskriptif seiring peningkatan konsentrasi ekstrak, dengan diameter zona hambat rata-rata 5,53 mm pada F1 (5%), 6,40 mm pada F2 (10%), dan 8,34 mm pada F3 (15%). Hasil One Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan diameter zona hambat antar kelompok (p < 0,001). Uji lanjut Tukey HSD menunjukkan bahwa F1 tidak berbeda bermakna dengan kontrol negatif, sedangkan F3 berbeda bermakna dengan F1, F2, dan kontrol negatif. F3 menunjukkan aktivitas antibakteri sedang dan memiliki zona hambat terbesar di antara formula yang mengandung ekstrak. Berdasarkan hasil tersebut, ekstrak etanol kasumba turate menunjukkan potensi sebagai bahan aktif dalam sediaan facial wash dengan aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes.
Copyrights © 2026