Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen
Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026

Dinamika Kepatuhan Formal Pelaporan Spt Masa Ppn Pada Masa Transisi E-Faktur Ke Coretax: Studi Di Kpp Pratama Bandung Cicadas

Mohamad Kemal Azlan Solahudin (Politeknik STIA LAN Bandung)
Abdul Rahman (Politeknik STIA LAN Bandung)
Ramdani Priatna (Politeknik STIA LAN Bandung)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2026

Abstract

Transisi e-Faktur menuju Coretax di KPP Pratama Bandung Cicadas memperlihatkan masalah empiris yang kontradiktif: basis PKP aktif bertambah, tetapi cakupan penyampaian SPT Masa PPN menurun, sementara ketepatan waktu pada SPT yang berhasil disampaikan menunjukkan pola yang berbeda. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika kepatuhan formal, menjelaskan hambatan pada masa transisi, dan merumuskan model intervensi yang dapat digunakan KPP. Penelitian menggunakan studi kasus kuantitatif deskriptif-komparatif atas 24 observasi bulanan tahun 2024–2025, didukung wawancara semi-terstruktur dengan empat informan purposif dari KPP dan PKP. Kepatuhan dibaca melalui dua ukuran yang dipisahkan, yaitu filing coverage (SPT masuk terhadap basis kewajiban administratif) dan timeliness conditional on filing (ketepatan waktu pada SPT yang telah masuk). Hasil menunjukkan filing coverage turun dari 75,43% menjadi 65,08%. Secara agregat, keterlambatan tampak turun dari 21,58% menjadi 18,78%; namun uji sensitivitas dengan memisahkan nilai ekstrem November 2024 menghasilkan keterlambatan 2024 sebesar 17,20%, sehingga perbaikan antartahun tidak bersifat robust. Sebaliknya, selama 2025 keterlambatan menurun dari 34,58% pada Januari menjadi 9,59% pada Desember, yang konsisten dengan proses adaptasi pada kelompok PKP yang berhasil melapor. Hambatan utama mencakup kendala teknis, perubahan prosedur, administrasi internal PKP, rekonsiliasi data, serta kapasitas pelayanan dan pengawasan. Kebaruan penelitian terletak pada pemisahan dua dimensi kepatuhan tersebut dan penggunaannya sebagai dasar segmentasi intervensi. Model enam tahap menghubungkan hambatan empiris dengan pemantauan kewajiban, pengingat berbasis risiko, pendampingan Coretax, rekonsiliasi, tindak lanjut pascatenggat, dan evaluasi menggunakan indikator coverage gap, late-filing rate, kasus berulang, serta waktu penyelesaian kendala.   The transition from e-Faktur to Coretax at KPP Pratama Bandung Cicadas reveals a contradictory administrative pattern: the active Taxable Entrepreneur base increased, filing coverage declined, while the timeliness of successfully submitted VAT returns followed a different pattern. This study analyzes formal filing compliance, explains transition barriers, and formulates an operational intervention model for the tax office. A descriptive-comparative quantitative case study was conducted using 24 monthly observations for 2024–2025 and semi-structured interviews with four purposively selected tax-office and taxpayer informants. Compliance is separated into filing coverage (submitted returns relative to the administrative filing base) and timeliness conditional on filing (timeliness among returns actually submitted). Filing coverage fell from 75.43% to 65.08%. Aggregate late filing appeared to decline from 21.58% to 18.78%; however, a sensitivity check separating the November 2024 extreme value produces a 2024 late-filing rate of 17.20%, meaning the apparent year-to-year improvement is not robust. Within 2025, late filing declined from 34.58% in January to 9.59% in December, which is consistent with adaptation among taxpayers who successfully filed. Major barriers involved Coretax technical problems, procedural changes, taxpayers' internal administration, data reconciliation, and service and supervision capacity. The study's main contribution is a two-dimensional reading of formal compliance that separates filing coverage from timeliness and uses the distinction to segment interventions. The six-stage model links observed barriers with obligation monitoring, risk-based reminders, Coretax assistance, reconciliation, post-deadline follow-up, and evaluation through coverage gap, late-filing rate, recurring cases, and problem-resolution time.  

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jam

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance

Description

Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen is a manuscript publication media that contains the results of Research in Accounting & Management that applies for peer review. Manuscripts published in Balance Jurnal Akuntansi dan Manajemen contain the results of scientific research, original articles, and ...