Publish Date
30 Nov -0001
Abstract. This study explores the identity transformation experienced by the manager of Moree Coffee and Space, Kalik Ramdani, using a phenomenological approach. Identity transformation is understood as a dynamic process shaped by subjective experiences, social interactions, and self-awareness in performing professional roles. The emergence of coffee shops as creative and community spaces in Subang City positions Moree Coffee and Space not only as a workplace, but also as a social environment that facilitates personal growth and shifts in identity. This study focuses on three stages of identity transformation proposed by Todd (2004): habitus dissonance, internal dissonance, and the moment of intentionality. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation. The participants consisted of the manager, an assistant manager, two baristas, and one loyal customer, selected to capture multiple perspectives on everyday work experiences. The study examines how identity is constructed, negotiated, and interpreted within daily interactions in the coffee shop setting. At the time of writing, the research has reached the completion of Chapter III; therefore, this abstract presents only the research background, problem focus, objectives, and methodology, without reporting results or findings. The study is expected to contribute a deeper understanding of identity transformation among coffee shop managers.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses transformasi identitas yang dialami oleh manajer Moree Coffee and Space, Kalik Ramdani, melalui pendekatan fenomenologi. Transformasi identitas dipandang sebagai proses dinamis yang terbentuk dari pengalaman subjektif, interaksi sosial, serta kesadaran diri individu dalam menjalankan peran barunya. Perkembangan kedai kopi sebagai ruang kreatif dan ruang komunitas di Subang Kota menjadikan Moree Coffee and Space bukan hanya tempat bekerja, tetapi juga ruang sosial yang memungkinkan terjadinya pertumbuhan diri dan perubahan konsep identitas bagi pengelolanya. Penelitian ini memfokuskan kajian pada tiga tahapan transformasi identitas menurut Todd (2004), yaitu disonansi habitus, disonansi internal, dan moment of intentionality. Melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, peneliti menggali pengalaman sadar manajer, asisten manajer, dua barista, dan satu pelanggan loyal untuk memahami bagaimana identitas manajer terbentuk dan dimaknai dalam konteks kehidupan kerja sehari-hari. Sampai pada tahap penyusunan Bab III, penelitian ini belum memasuki tahap penyajian hasil akhir dan analisis temuan, sehingga abstrak ini hanya mencakup latar belakang, fokus masalah, tujuan penelitian, serta metode yang digunakan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam mengenai bagaimana identitas seorang pengelola kedai kopi dapat mengalami perubahan melalui pergulatan batin, interaksi sosial, dan ruang kerja yang mendukung proses transformasi diri.
Copyrights © 0000