Bandung Conference Series: Public Relations
401-408

Strategi Guru dalam Keterampilan Public Speaking Santri

Sifa Nurul Aulia (Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Yenni Yuniati Yuniati (Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

Abstract. Public speaking is a crucial communication competency for santri (Islamic boarding school students), serving as a foundation for dakwah  (religious outreach), leading religious activities, and interacting with the community. Muhadharah (public speaking practice sessions) is one activity that plays a key role in developing these skills. This study aims to analyze teachers' strategies for fostering santri public speaking skills through the application of memorization and extemporaneous methods during muhadharah activities at the Al-Ma’mun Islamic Boarding School in Sumedang Regency. The study employs a qualitative method with a case study approach. Data were gathered through in-depth interviews, observation, and documentation involving three primary informants who oversee muhadharah activities and one supporting informant with expertise in public speaking. Data analysis followed the Miles and Huberman model comprising data reduction, data display, and conclusion drawing while data validity was verified through source triangulation. The results indicate that teachers employ two complementary instructional strategies. The memorization method effectively enhances material mastery, self-confidence, delivery precision, and vocabulary. Meanwhile, the extemporaneous method cultivates critical thinking, improvisation, speech fluency, and more natural audience interaction. Combining these methods allows santri to develop speaking skills tailored to their individual proficiency levels; consequently, muhadharah sessions serve not merely as speech practice but as an effective communication learning platform for shaping santri public speaking competence.   Abstrak. Kemampuan public speaking merupakan salah satu kompetensi komunikasi yang penting dimiliki oleh santri sebagai bekal dalam berdakwah, memimpin kegiatan keagamaan, serta berinteraksi dengan Masyarakat. Salah satu kegiatan yang berperan dalam mengembangkan kemampuan tersebut Adalah muhadharah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam keterampilan public speaking santri melalui penerapan metode memoriter dan ekstemporer pada kegiatan muhadharah di Pondok Pesantren Al-Ma’mun Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang diperoleh dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi terhadap tiga informan utama yang membina kegiatan muhadharah dan satu informan pendukung sebagai seseorang yang ahli dalam public speaking. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu melalui tahapapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui traingulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru menerapkan dua strategi pembelajaran yang saling melengkapi. Metode memoriter efektif dapat meningkatkan penguasaan materi, kepercayaan diri, ketepatan penyampaian,  serta memperkaya kosakata santri. Sedangkan metode ekstemporer mampu melatih kemampuan berpikir kritis, improvisasi, kelancaran berbicara, dan interaksi yang lebih alami dengan audiens. Kombinasi kedua metode tersebut memberikan kesempatan kepada santri untuk dapat mengembangkan keterampilan berbicara sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing sehingga kegiatan muhadharah tidak hanya menjadi media Latihan pidato saja, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran komunikasi yang lebih efektif dalam membentuk komptensi public speaking santri.

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSPR

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Bandung Conference Series: Public Relations (BCSPR) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Public Relations dengan ruang lingkup Strategi Promosi, Brand, Citra, Corporate Social Responbility, Digital Public Relations, Diplomasi Publik, ...