Strategi promosi penerimaan mahasiswa baru (PMB) pada Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin selama ini dirumuskan berdasarkan asumsi umum tanpa didasarkan pada pola nyata data pendaftar. Penelitian sebelumnya menerapkan algoritma K-Means Clustering pada data mahasiswa baru FTI UNISKA MAB dan menghasilkan segmentasi yang didominasi wilayah asal pendaftar. Penelitian ini menggali sudut pandang berbeda dengan menerapkan Agglomerative Hierarchical Clustering (metode Ward) pada data yang sama, yaitu 2.334 mahasiswa baru angkatan 2023 sampai 2025, menggunakan tujuh fitur identik: usia masuk, jenis kelamin, program studi, jenis sekolah asal, kategori wilayah asal, gelombang pendaftaran, dan jalur masuk. Jumlah klaster optimal ditentukan melalui dendrogram dan Silhouette Coefficient, menghasilkan k=4 sebagai klaster terbaik. Berbeda dari penelitian sebelumnya, hasil klasterisasi hierarki menunjukkan gender dan pilihan program studi bukan wilayah asal menjadi faktor pembeda paling dominan, membentuk klaster mahasiswa Sistem Informasi laki-laki (51,6%), klaster Teknik Informatika (16,8%) dengan proporsi perempuan tertinggi, klaster Sistem Informasi perempuan (14,5%), serta klaster non-reguler/dewasa (17,1%) yang konsisten dengan temuan sebelumnya. Temuan ini melengkapi penelitian sebelumnya dan menghasilkan rekomendasi strategi promosi tambahan berfokus pada kesetaraan gender di Program Studi Teknik Informatika serta penguatan citra Program Studi Sistem Informasi bagi calon mahasiswa perempuan.
Copyrights © 2026