Limbah minyak jelantah rumah tangga di Desa Mantimin, Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Program pengabdian masyarakat melalui KKN Universitas Muhammadiyah Banjarmasin ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi bernilai ekonomis. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahap observasi, koordinasi, sosialisasi, pelatihan, dan demonstrasi langsung kepada 15 peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 60–87% jawaban benar pada pre-test menjadi 100% pada post-test, serta kemampuan peserta mempraktikkan pembuatan lilin aromaterapi secara mandiri. Program ini berkontribusi pada pengurangan limbah rumah tangga sekaligus membuka peluang usaha berbasis pemberdayaan masyarakat dan potensi lokal.
Copyrights © 2026