ABSTRAK Cuci hidung dengan larutan salin merupakan tindakan sederhana yang berpotensi membantu menjaga kebersihan rongga hidung dan kesehatan saluran pernapasan bagian atas. Namun, pemahaman remaja mengenai manfaat, mekanisme, dan pelaksanaannya belum tentu merata. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang cuci hidung dalam menjaga kesehatan saluran pernapasan bagian atas pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Sampel berjumlah 299 mahasiswa usia 18-21 tahun yang dipilih menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan dan sikap, kemudian dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Responden terbanyak berusia 18 tahun (35,1%). Tingkat pengetahuan responden paling banyak berada pada kategori cukup sebanyak 169 orang (56,5%), diikuti kategori baik 112 orang (37,5%) dan kurang 18 orang (6,0%). Sikap responden hampir seluruhnya berada pada kategori baik sebanyak 295 orang (98,7%). Mahasiswa memiliki sikap sangat positif terhadap cuci hidung, tetapi pengetahuan masih dominan pada kategori cukup sehingga diperlukan penguatan edukasi teknis. ABSTRACT Nasal irrigation with saline solution is a simple practice that may help maintain nasal hygiene and upper respiratory tract health. However, adolescents may have uneven understanding of its benefits, mechanisms, and correct implementation. This study aimed to describe adolescents’ knowledge and attitudes toward nasal irrigation for maintaining upper respiratory tract health among medical students at Universitas Muslim Indonesia. This research used a quantitative descriptive design with a survey method. A total of 299 students aged 18-21 years were selected using simple random sampling. Data were collected using a knowledge and attitude questionnaire and analyzed univariately as frequency and percentage distributions. Most respondents were 18 years old (35.1%). Knowledge was most frequently categorized as sufficient among 169 respondents (56.5%), followed by good among 112 respondents (37.5%) and poor among 18 respondents (6.0%). Attitudes were predominantly good among 295 respondents (98.7%), while only 4 respondents (1.3%) had a sufficient attitude category. Medical students showed highly positive attitudes toward nasal irrigation, but their knowledge remained predominantly sufficient, indicating the need for more structured technical education.
Copyrights © 2026