Arsip merupakan salah satu hal yang penting bagi jalannya administrasi sebuah perusahaan. Pada bagian ekspor impor di PT. Semeru Karya Buana, hal ini lebih signifikan karena menjadi bagian dari persyaratan yang diwajibkan oleh pemerintah untuk mendapatkan fasilitas ekonomi sebagai perusahaan dalam kawasan berikat. Pada awal tahun 2023, perusahaan melakukan banyak kegiatan impor kembali, yang membutuhkan penemuan kembali dokumen arsip terkait dengan transaksi tersebut. Namun, karena tidak adanya sistem manajemen arsip yang memadai, hal ini menjadi salah satu penghambat dalam efektivitas dan efisiensi. Oleh karena itu, keberadaan suatu sistem manajemen arsip elektronik memungkinkan perusahaan untuk menjalankan kegiatan yang berkaitan dengan kearsipan berupa penyimpanan, pencarian, dan penemuan kembali arsip dengan lebih mudah dibandingkan dengan sistem manajemen arsip konvensional. Perancangan sistem manajemen arsip elektronik ini menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) model waterfall dan pengujiannya dengan metode black box testing. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan hasil observasi penulis selama melaksanakan praktik industri periode kedua dan ketiga pada tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem manajemen arsip elektronik ini mampu menyediakan mekanisme pencarian dan penemuan kembali dokumen yang lebih efisien. Sistem ini terbukti menjadi alternatif yang lebih baik untuk kegiatan pengarsipan di bagian ekspor impor PT. Semeru Karya Buana dibandingkan metode pengarsipan konvensional yang digunakan sebelumnya.
Copyrights © 2024