Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh digitalisasi akuntansi dan pertumbuhan laba terhadap kinerja keuangan UMKM sektor kuliner di Kecamatan Medan Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 65 pelaku UMKM yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi menggunakan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi akuntansi dan pertumbuhan laba masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Secara simultan, kedua variabel tersebut juga berpengaruh signifikan dengan kemampuan menjelaskan kinerja keuangan sebesar 75,1%. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi akuntansi dan pengelolaan pertumbuhan laba berperan penting dalam memperkuat kinerja, stabilitas, dan keberlanjutan usaha. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris melalui pengujian kedua faktor tersebut secara simultan dalam konteks UMKM kuliner di Kecamatan Medan Timur. This study aims to analyze the effects of accounting digitalization and profit growth on the financial performance of culinary MSMEs in East Medan District. A quantitative survey was conducted involving 65 MSME owners selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires and analyzed through validity, reliability, classical assumption, multiple linear regression, t-test, F-test, and coefficient of determination using SPSS 26. The results show that accounting digitalization and profit growth each have a positive and significant effect on MSME financial performance. Simultaneously, both variables significantly affect financial performance, explaining 75.1% of its variation. These findings indicate that the adoption of digital accounting technology and effective profit management contribute to strengthening business performance, stability, and sustainability. This study provides empirical contribution by simultaneously examining these two factors in the context of culinary MSMEs in East Medan District.
Copyrights © 2026