Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan pengaruh likuiditas, leverage, dan pertumbuhan penjualan terhadap profitabilitas pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020 sampai 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel, dengan Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), dan Sales Growth (SG) sebagai variabel independen, serta Return on Assets (ROA) sebagai variabel dependen. Sampel penelitian terdiri dari 15 perusahaan yang dipilih melalui purposive sampling, sehingga diperoleh 75 observasi yang dianalisis menggunakan EViews 12. Common Effect Model (CEM) terpilih sebagai model estimasi terbaik berdasarkan Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier, sedangkan masalah heteroskedastisitas diatasi menggunakan White Cross-Section Standard Errors. Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa likuiditas (p = 0,1465), leverage (p = 0,4088), dan pertumbuhan penjualan (p = 0,3304) secara individual tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Namun demikian, hasil uji simultan (uji F) menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (p = 0,007782), dengan Adjusted R-Square sebesar 11,74 persen. Temuan ini mendukung Teori Manajemen Keuangan (Brigham dan Houston, 2022) dan Teori Sinyal (Spence, 1973), yang menegaskan bahwa pengelolaan aspek keuangan secara terintegrasi bersifat penting untuk mendorong profitabilitas perusahaan sektor energi.
Copyrights © 2026