Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan
Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE

Tinjauan Hukum Administrasi Negara Berdasarkan Inpres 9/2025 Tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

setyo utomo (Unversitas Panca Bhakti)
Siswadi (Unversitas Panca Bhakti)
Aleksander Sebayang (Unversitas Panca Bhakti)



Article Info

Publish Date
20 Aug 2026

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan tata kelola administrasi pemerintahan dalam pelaksanaan kebijakan nasional yang melibatkan koordinasi lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan pemerintah desa. Fokus penelitian diarahkan pada analisis kedudukan Instruksi Presiden dalam sistem hukum nasional, kewenangan Presiden dalam pembentukan kebijakan administrasi negara, serta kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip Hukum Administrasi Negara dan Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB). Penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan metode deskriptif-analitis melalui kajian kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan menafsirkan ketentuan peraturan-undangan, doktrin hukum administrasi negara, serta berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 bukan merupakan peraturan-undangan yang membentuk norma hukum baru, melainkan instrumen kebijakan administrasi yang bersifat mengikat secara internal bagi aparatur pemerintahan sebagai sarana koordinasi pelaksanaan kebijakan nasional. Kewenangan Presiden dalam menerbitkan Instruksi Presiden tersebut bersumber dari atribusi konstitusional berdasarkan Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan digunakan untuk mengintegrasikan pelaksanaan tugas kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah dalam percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Penelitian juga menemukan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan sangat dipengaruhi oleh efektivitas koordinasi antarlembaga, pemenuhannya administrasi, ketersediaan sumber daya, dukungan pendanaan, serta mekanisme pengawasan dan evaluasi yang berorientasi pada prinsip transparansi, akuntabilitas, efektivitas, efisiensi, dan partisipasi publik. Oleh karena itu, penguatan tata kelola kolaboratif (collaborative governance) dan penerapan prinsip good governance menjadi prasyarat penting dalam mewujudkan keberhasilan implementasi kebijakan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JuKSIT

Publisher

Subject

Aerospace Engineering Automotive Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Electrical & Electronics Engineering Energy Engineering

Description

Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan [JukSIT] merupakan wadah untuk publikasi ilmiah dari hasil penelitian, Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan [JukSIT] di kelola oleh CV. Utility Project Solution (UPS). Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan [JukSIT] terbuka untuk umum dan dosen ...