Penelitian menganalisis strategi Koperasi Desa Merah Putih Parit Keladi dalam mengembangkan sektor usaha pertanian di Desa Parit Keladi, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap 7 (tujuh) responden yang terdiri dari pengurus koperasi, perangkat desa, perwakilan dinas pertanian, dan petani anggota. Analisis data dilakukan menggunakan matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi strategis Koperasi Desa Merah Putih Parit Keladi berada pada Kuadran I, yang berarti koperasi memiliki kekuatan internal dan peluang eksternal yang kuat untuk dikembangkan. Faktor kekuatan utama meliputi potensi lahan pertanian seluas 504 Ha, dukungan regulasi dan Dana Desa, serta ketersediaan sumber daya air yang melimpah, sedangkan faktor kelemahan utama adalah keterbatasan Sumber Daya Manusia pengurus dan koperasi yang baru berdiri. Berdasarkan analisis SWOT, penelitian ini merumuskan 7 (tujuh) strategi prioritas yang harus dijalankan koperasi, yaitu: (1) pembentukan tim manajemen profesional dan pelatihan SDM, (2) fokus pada unit usaha produktif pertanian bukan simpan pinjam, (3) optimalisasi lahan dan varietas unggul untuk pasar nasional, (4) pendirian pusat distribusi sarana produksi pertanian, (5) diversifikasi usaha melalui program Mina Padi dan hortikultura, (6) implementasi digital farming, dan (7) program asuransi tani serta dana cadangan risiko. Selain itu, penelitian juga merumuskan strategi dari aspek hukum yang mencakup pemenuhan legalitas formal koperasi, harmonisasi dengan BUMDes, pengelolaan dana desa yang akuntabel, kepatuhan terhadap regulasi pupuk bersubsidi, serta penerapan tata kelola yang baik (Good Governance) untuk mencegah risiko korupsi dan penyimpangan
Copyrights © 2026