PT. Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi menghadapi tantangan signifikan dalam menentukan kredit macet secara efisien dan akurat. Kredit macet, kondisi di mana peminjam tidak dapat memenuhi kewajiban pembayaran pinjaman, merupakan masalah krusial yang dapat mempengaruhi likuiditas dan stabilitas keuangan bank. Penentuan yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko kredit, menyebabkan kerugian finansial, dan mencemari reputasi bank. Saat ini, penentuan kredit macet masih dilakukan secara manual, yang mengakibatkan inefisiensi dan ketidakakuratan dalam proses penilaian risiko kredit. Solusi yang diusulkan untuk mengatasi masalah ini adalah implementasi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dengan metode Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis (MOORA). SPK dapat membantu dalam proses pengambilan keputusan dengan lebih cepat dan efisien. Metode MOORA dipilih karena memiliki elastisitas dan kemudahan dalam pemahaman, serta kemampuan untuk menyisihkan komponen subjektif dalam proses penilaian. MOORA dapat mengidentifikasi dan menyeimbangkan kriteria yang saling berbenturan, membentuk kriteria pembobotan yang lebih baik dan terstruktur, yang meliputi golongan benefit dan cost. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi SPK dengan metode MOORA pada PT. Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi mampu meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam penentuan kredit macet. Sistem ini membantu manajer dalam mengambil keputusan dengan lebih cermat, mengurangi risiko kredit, dan meningkatkan keuntungan bank. Dengan demikian, penggunaan metode MOORA dalam SPK memberikan solusi yang efektif untuk masalah penentuan kredit macet di bank ini.
Copyrights © 2026