Kinerja sistem distribusi listrik yang andal sangat penting untuk menjaga kelancaran dan kualitas layanan bagi pelanggan. Sistem distribusi tegangan menengah 20 kV memiliki peran krusial karena terhubung langsung dengan pengguna listrik dan rentan terhadap berbagai gangguan selama pengoperasian. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat keandalan sistem distribusi 20 kV di PT. PLN (Persero) UP3 Sukoharjo berdasarkan indeks keandalan, yaitu SAIDI (System Average Interruption Duration Index), yang menunjukkan rata-rata durasi pemadaman per pelanggan; SAIFI (System Average Interruption Frequency Index), yang menunjukkan rata-rata frekuensi gangguan per pelanggan; serta CAIDI (Customer Average Interruption Duration Index), yang menunjukkan rata-rata lama pemadaman per kejadian gangguan. Metode yang digunakan adalah analisis keandalan berbasis data gangguan historis selama periode Januari hingga Desember 2024. Data yang dianalisis meliputi jumlah pelanggan, frekuensi gangguan, durasi pemadaman, serta jumlah pelanggan terdampak. Hasil perhitungan menunjukkan nilai SAIDI sebesar 0,96 jam/pelanggan/tahun dan SAIFI sebesar 1,05 kali/pelanggan/tahun, yang telah memenuhi standar SPLN, IEEE, serta WCS & WCC. Namun, nilai CAIDI sebesar 12,18 jam/kali masih melebihi standar yang ditetapkan, yang mengindikasikan bahwa waktu pemulihan gangguan relatif lama. Dengan demikian, meskipun sistem distribusi telah andal dari sisi frekuensi dan durasi pemadaman, peningkatan kecepatan penanganan gangguan masih diperlukan untuk meningkatkan keandalan sistem secara keseluruhan.
Copyrights © 2026