Kelompok pengrajin kaca Akah Gamal Bali merupakan salah satu UMKM yang berlokasi di Kabupaten Gianyar dan berfokus pada produksi kerajinan berbahan dasar kaca dan kayu. Kelompok yang terdiri dari puluhan pengrajin ini juga melakukan ekspansi dengan memproduksi karya seni dari bambu. Namun demikian, dalam mengoperasionalkan usahanya, mitra mengalami beberapa kendala manajerial. Pertama, mitra belum memiliki pencatatan persediaan barang jadi, sehingga mereka tidak mengetahui jumlah pasti persediaan yang tersedia untuk dijual. Kedua, pengrajin belum memiliki pembagian tugas yang memadai mengingat segmen produksi mitra cukup banyak. Ketiga, keterbatasan alat produksi menghambat kapasitas produksi. Guna mengakomodasi tantangan yang dihadapi mitra, tim pengabdian mengajukan serangkaian program kerja untuk mengoptimalkan kemampuan manajerial mitra. Program kerja tersebut berupa pelatihan dan simulasi pencatatan persediaan barang jadi, identifikasi dan pembuatan job assignment matrix, serta pemberian bantuan alat produksi. Setelah melakukan pelaksanaan kegiatan dan melakukan evaluasi terhadap pemahaman mitra, dapat disimpulkan bahwa mitra paham terhadap pentingnya pencatatan persediaan serta pentingnya pembagian penugasan yang memadai. Kini, mitra juga mampu membuat pencatatan persediaan secara mandiri, memiliki job assignment matrix atas setiap segmen produksi, serta mampu meningkatkan kapasitas produksinya.
Copyrights © 2026