Jurnal Digital Media dan Relationship
Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Digital Media & Relationship

Model Komunikasi Public Relations Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Dalam Membangun Partisipasi Pemuda

Femi Oktaviani (Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya)
Wafa Fadilah (Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

ABSTRACT   Youth are strategic actors in regional development; therefore, government Public Relations (PR) communication needs to facilitate not only information dissemination but also dialogue, involvement, and participation. Two-way communication is essential because it enables government institutions to listen to youth aspirations, provide feedback, and build collaborative relationships. This study examines the PR communication model of the Youth and Sports Office (Dispora) of West Java Province in building youth participation. A descriptive qualitative approach was employed through semi-structured in-depth interviews, passive observation, and documentation studies. Informants consisted of internal Dispora PR officials and staff and external informants from youth organizations, communities, and students. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that Dispora’s PR communication model has supported youth participation but remains not fully optimal. Communication combines one-way and two-way approaches, with one-way communication mainly used for information dissemination and two-way communication implemented through consultation, interaction, and collaboration. Based on Arnstein’s Ladder of Participation, youth participation occurs at the stages of informing, consultation, and partnership. Informative communication increases awareness, while dialogic and collaborative communication strengthens engagement. The study proposes an engagement-based PR model comprising information openness, dialogue and consultation, collaboration and partnership, and sustainable empowerment. ABSTRAK Pemuda merupakan aktor strategis dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, komunikasi Humas pemerintah perlu memfasilitasi tidak hanya penyebaran informasi, tetapi juga dialog, keterlibatan, dan partisipasi. Komunikasi dua arah menjadi penting karena memungkinkan lembaga pemerintah untuk mendengarkan aspirasi pemuda, memberikan umpan balik, serta membangun hubungan kolaboratif. Penelitian ini mengkaji model komunikasi Humas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Barat dalam membangun partisipasi pemuda. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi pasif, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pejabat dan staf Humas internal Dispora serta informan eksternal yang berasal dari organisasi kepemudaan, komunitas, dan mahasiswa. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model komunikasi Humas Dispora telah mendukung partisipasi pemuda, tetapi masih belum sepenuhnya optimal. Komunikasi memadukan pendekatan satu arah dan dua arah, dengan komunikasi satu arah terutama digunakan untuk penyebaran informasi, sedangkan komunikasi dua arah diterapkan melalui konsultasi, interaksi, dan kolaborasi. Berdasarkan Ladder of Participation dari Arnstein, partisipasi pemuda berada pada tahap pemberian informasi (informing), konsultasi (consultation), dan kemitraan (partnership). Komunikasi informatif meningkatkan kesadaran, sementara komunikasi dialogis dan kolaboratif memperkuat keterlibatan pemuda. Penelitian ini mengusulkan model Humas berbasis keterlibatan (engagement) yang terdiri atas keterbukaan informasi, dialog dan konsultasi, kolaborasi dan kemitraan, serta pemberdayaan berkelanjutan.        

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jdigital

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal Digital Media & Relations memfokuskan pada tulisan-tulisan yang memuat penelitian dan pemikiran kekinian di bidang Ilmu Komunikasi dalam berbagai sudut pandang / perspektif termasuk: 1. Media Baru dan Teknologi Komunikasi 2. Media dan Jurnalisme 3. Komunikasi Terapan 4. Hubungan Masyarakat 5. ...