Latar Belakang: Banjir sering menghambat akses kesehatan dan mengancam keselamatan ibu hamil. Rendahnya pengetahuan kesiapsiagaan dan tanda bahaya memperbesar risiko komplikasi, sehingga edukasi berbasis audiovisual dibutuhkan karena lebih menarik dan efektif meningkatkan pemahaman.. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi kesehatan berbasis audiovisual terhadap pengetahuan ibu hamil mengenai kesiapsiagaan kegawatdaruratan dalam menghadapi bencana banjir. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest dilakukan pada 37 ibu hamil yang dipilih menggunakan purposive sampling di wilayah kerja Puskesmas Kuala Lempuing. Intervensi berupa video edukasi berdurasi 6 menit 41 detik. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 7.22 (SD=3.190) menjadi 16.41 (SD=1.481). Sebelum intervensi, 83.8% responden memiliki pengetahuan kategori kurang, sedangkan setelah intervensi 75.7% berada pada kategori baik dan tidak ada lagi responden berkategori kurang. Hasil uji menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor pretest dan posttest (Z = −5.301; p=0.000). Saran: Tenaga kesehatan di Puskesmas disarankan mengintegrasikan edukasi audiovisual dalam pelayanan antenatal dan kelas ibu hamil untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana banjir. Kata Kunci: Audiovisual, Bencana Banjir, Ibu Hamil, Kesiapsiagaan, Pengetahuan.
Copyrights © 2026