Latar Belakang: Kopi susu gula aren merupakan minuman berbasis susu yang banyak dipasarkan oleh gerai waralaba maupun Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kandungan nutrisi susu serta penanganan dan penyajian yang kurang higienis dapat meningkatkan risiko cemaran mikroba. Namun, informasi mengenai kualitas mikrobiologis kopi susu gula aren serta penerapan higiene dan sanitasi pada berbagai jenis usaha masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai Angka Lempeng Total (ALT) serta penerapan higiene dan sanitasi pada masing-masing jenis usaha. Metode: Penelitian menggunakan desain observasional cross-sectional dengan enam sampel yang dipilih secara purposive dari tiga jenis usaha. Masing-masing usaha diambil sampel tanpa dan dengan es batu secara aseptis untuk pengujian ALT. Pengujian ALT menggunakan metode pour plate pada Plate Count Agar (PCA) mengacu ISO 4833-1:2013, sedangkan higiene sanitasi diamati menggunakan lembar checklist. Nilai ALT terendah ditemukan pada coffee shop waralaba, yaitu 2 × 10³ CFU/mL tanpa es batu dan 1,2 × 10⁴ CFU/mL dengan es batu. Hasil: Secara deskriptif higiene dan sanitasi yang lebih baik serta penambahan es batu diduga berkaitan dengan perbedaan nilai ALT. Intepretasi terbatas pada kualitas es batu yang tidak diperiksa dan jumlah sampel. Saran: Penelitian berikutnya perlu meningkatkan jumlah sampel, menguji ALT pada es batu, dan mengukur faktor penyimpanan. Kata Kunci: Angka Lempeng Total (ALT), cemaran mikroba, higiene dan sanitasi, kopi susu gula aren
Copyrights © 2026