Penelitian ini bertujuan melacak perkembangan historis pendekatan maqāṣid dalam pemahaman hadis, sebuah jalur yang belum tergarap dalam genealogi maqāṣid al-syarī`ah yang selama ini disusun dari sudut pandang uṣūl al-fiqh. Penelitian menggunakan metode sejarah melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, dengan sumber kepustakaan berupa kitab primer maqāṣid dan uṣūl tiap periode serta literatur jurnal mutakhir, dan menempatkan doktrin taṣarrufāt al-Nabī sebagai benang merah pelacakan. Hasil penelitian menunjukkan lima fase perkembangan, yaitu fase embrionik abad I–IV H, fase formatif abad V–VII H, fase sistematisasi abad VIII H, fase kebangkitan modern abad XX, dan fase kontemporer beserta resepsinya di Indonesia. Penelitian menyimpulkan bahwa titik balik pembacaan maqāṣidī atas hadis tidak terletak pada al-Syāṭibī sebagaimana diasumsikan periodisasi yang ada, melainkan pada garis al-Qarāfī–Ibn `Āsyūr, sehingga genealogi maqāṣid sesungguhnya berjalan pada dua jalur dan bukan satu jalur tunggal.
Copyrights © 2023