Tujuan penelitian adalah menganalisis bagaimana green accounting dan leverage berpengaruh terhadap kinerja perusahaan secara parsial dan simultan, sekaligus menguji peran firm size sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut pada perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022–2024. Metode kuantitatif kausal digunakan sebagai pendekatan penelitian. Kriteria pemilihan sampel melalui teknik purposive sampling, terpilih 33 perusahaan sehingga diperoleh 99 observasi. Data diolah menggunakan perangkat lunak IBM SPSS versi 26. Pengujian hipotesis mencakup Regresi Linear Berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA), serta pengujian secara parsial (uji t) dan simultan (uji F). Temuan dari analisis data mengungkapkan bahwa ketika diuji secara parsial, baik green accounting maupun leverage belum terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan. Berbeda dengan pengujian parsial, secara simultan green accounting dan leverage berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan. Selain itu, peran firm size juga tidak terbukti memberikan efek moderasi yang signifikan pada hubungan antara green accounting dan leverage dengan kinerja perusahaan. Dengan demikian, perusahaan perlu menyelaraskan pengelolaan lingkungan dan kebijakan pendanaan, karena keduanya memiliki keterkaitan yang lebih relevan dalam menjelaskan kinerja perusahaan ketika dipertimbangkan secara simultan, terlepas dari ukuran perusahaan.
Copyrights © 2026