Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan dalam proses pembelajaran, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dan Realitas Tertambah (Augmented Reality/AR) menawarkan peluang untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, adaptif, dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi integrasi AI dan AR dalam pembelajaran PAI serta mengidentifikasi manfaat, tantangan, dan strategi penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh dari artikel jurnal, buku, laporan akademik, dan sumber ilmiah yang relevan dengan AI, AR, teknologi pendidikan, dan PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI dapat mendukung personalisasi pembelajaran, pemberian umpan balik, penyusunan bahan ajar, dan evaluasi. Sementara itu, AR dapat membantu memvisualisasikan materi PAI melalui objek tiga dimensi, simulasi, animasi, dan pengalaman belajar interaktif. Integrasi kedua teknologi tersebut berpotensi meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman peserta didik. Namun, penerapannya menghadapi kendala berupa keterbatasan infrastruktur, kompetensi digital guru, keamanan data, akurasi informasi, etika penggunaan AI, dan kesenjangan akses teknologi. Oleh karena itu, penerapan AI dan AR dalam pembelajaran PAI perlu dilakukan secara bertahap, pedagogis, etis, dan tetap menempatkan guru sebagai pengarah utama pembelajaran.
Copyrights © 2026