Artikel ini bertujuan mengevaluasi pelatihan regulasi emosi bagi mahasiswa Pendidikan Profesi Psikolog melalui skala DERS-SF dan observasi perilaku dalam games kompetitif. Pelatihan difokuskan pada kebutuhan calon psikolog untuk mengenali pemicu emosi, memberi jeda, dan memilih respons profesional saat menghadapi tekanan. Penelitian terapan ini menggunakan desain satu kelompok pretest-posttest dengan delapan peserta. Pelatihan disusun sebagai program psikoedukasi dan latihan teknik regulasi emosi yang mencakup check-in emotion, psikoedukasi singkat, latihan pause, STOP, pernapasan, grounding, self-talk, reappraisal, refleksi, dan action plan. Games kartu remi dan puzzle kata digunakan sebagai situasi tekanan ringan untuk mengamati respons regulasi emosi sebelum dan sesudah pelatihan. Analisis Bayesian dipilih untuk mengkuantifikasi bukti relatif perubahan pada sampel eksploratori kecil. Rerata total DERS-SF menurun dari 2,83 menjadi 2,52 (BF10 = 3,06; bukti moderat; d_z = 0,99), sedangkan awareness meningkat dari 4,04 menjadi 4,54 (BF10 = 6,89; bukti moderat). Bukti pada clarity masih anekdotal (BF10 = 0,74). Kajian ini menyimpulkan bahwa pelatihan singkat berbasis psikoedukasi, latihan teknik, dan pengalaman terstruktur dapat menjadi alternatif penguatan kompetensi personal-profesional calon psikolog.
Copyrights © 2026