Nyeri pasca operasi pada pasien dengan general anestesi dapat menghambat proses pemulihan sehingga diperlukan intervensi nonfarmakologis seperti mobilisasi dini. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh mobilisasi dini terhadap skala nyeri pasien pasca general anestesi di RST Wijayakusuma Purwokerto. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest. Populasi penelitian sebanyak 109 pasien, dengan sampel 35 responden yang dipilih melalui incidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data menggunakan analisis univariat dan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skala nyeri sebelum intervensi sebesar 5,02 dan setelah mobilisasi dini menurun menjadi 3,91. Uji Wilcoxon memperoleh nilai Z sebesar -5,007 dengan p-value 0,000, menunjukkan adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulannya, mobilisasi dini berpengaruh signifikan terhadap penurunan skala nyeri pada pasien pasca general anestesi dan dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis
Copyrights © 2026