Keterampilan berpikir kritis dan kreatif merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki siswa pada era globalisasi dan digitalisasi, namun realitas di lapangan menunjukkan bahwa siswa SMA masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan keterampilan tersebut. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Mengajar di SMA Negeri 1 Dondo dilaksanakan untuk membantu meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif melalui pendekatan pembelajaran inovatif. Metode pelaksanaan meliputi empat tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Kegiatan inti dilakukan melalui project-based learning, diskusi kelompok, presentasi, dan refleksi yang difasilitasi mahasiswa PKM bersama guru. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran, keberanian dalam menyampaikan pendapat, kemampuan menganalisis masalah, serta menghasilkan ide-ide kreatif yang orisinal dan fleksibel. Guru menilai program PKM ini bermanfaat karena memperkenalkan strategi pembelajaran yang lebih interaktif dan sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Tindak lanjut program berupa penggunaan modul pembelajaran hasil PKM secara mandiri oleh guru memperlihatkan potensi keberlanjutan kegiatan. Secara keseluruhan, program PKM Mengajar di SMA Negeri 1 Dondo tidak hanya memberikan dampak positif terhadap keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung pengembangan kualitas pendidikan. Kegiatan ini relevan dengan tuntutan era Society 5.0 yang menekankan pentingnya generasi muda yang kritis, kreatif, adaptif, dan kolaboratif.
Copyrights © 2025