Pelayanan administrasi publik di tingkat desa dituntut untuk semakin cepat, efektif, dan mudah diakses oleh masyarakat. Salah satu inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Salumbia adalah pelayanan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) berbasis aplikasi WhatsApp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelayanan SKTM berbasis WhatsApp di Desa Salumbia, dengan menelaah proses layanan, tingkat kepuasan masyarakat, serta kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari aparat desa dan masyarakat pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan SKTM melalui WhatsApp cukup efektif dilihat dari segi kecepatan waktu pelayanan, kemudahan akses, dan respons aparatur desa. Masyarakat merasa lebih terbantu karena tidak perlu datang langsung ke kantor desa, terutama bagi yang memiliki keterbatasan waktu dan biaya. Namun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan jaringan internet di beberapa wilayah dan kurangnya literasi digital sebagian warga. Secara umum, inovasi pelayanan berbasis WhatsApp ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di Desa Salumbia, meskipun perlu peningkatan sarana pendukung dan pelatihan penggunaan teknologi bagi masyarakat.
Copyrights © 2025