Budaya literasi menjadi faktor krusial dalam meningkatkan mutu pendidikan, terutama pada jenjang pendidikan dasar. Studi ini bertujuan untuk menganalisis upaya pembangunan budaya literasi di SD Negeri 1 Salumbia sebagai langkah strategis dalam menumbuhkan minat baca sejak usia dini. Program literasi yang diterapkan mencakup kebiasaan membaca selama 15 menit sebelum pelajaran dimulai, penyediaan pojok baca di setiap ruang kelas, serta penambahan koleksi buku yang beragam dan sesuai dengan minat serta usia siswa. Selain itu, peran guru sebagai teladan dalam membaca dan keterlibatan orang tua dalam membiasakan anak membaca di rumah juga menjadi faktor pendukung utama keberhasilan program. Metode Pengabdian yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) oleh mahasiswa. Hasil menunjukkan peningkatan minat baca siswa yang ditandai dengan partisipasi aktif dalam kegiatan membaca dan diskusi terkait buku. Meski demikian, terdapat kendala seperti keterbatasan jumlah buku dan kurang meratanya partisipasi orang tua. Dengan dukungan berkelanjutan dari pihak sekolah, orang tua, dan komunitas, program ini diharapkan dapat memperkuat budaya literasi serta menciptakan generasi muda yang kritis, kreatif, dan cinta membaca sejak dini. Pengabdian ini memberikan kontribusi penting untuk pengembangan literasi di sekolah dasar.
Copyrights © 2025