Latar Belakang: Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin. Salah satu faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia adalah tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil trimester III tentang anemia dengan kejadian anemia di Puskesmas Jenar Sragen. Metode: penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 37 ibu hamil trimester III yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data pengetahuan diperoleh melalui kuesioner dan data kejadian anemia berdasarkan kadar hemoglobin (Hb). Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup (40,5%) dan mengalami anemia (56,8%). Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value 0,024 (<0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil trimester III tentang anemia dengan kejadian anemia di Puskesmas Jenar Sragen. Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil trimester III tentang anemia dengan kejadian anemia di Puskesmas Jenar Sragen. Peningkatan pengetahuan ibu hamil diperlukan sebagai upaya pencegahan anemia selama kehamilan.
Copyrights © 2026