Rencana pembangunan Pelabuhan Laut Multipurpose Kuala Pesisir di Gampong Suak Puntong, Kabupaten Nagan Raya, merupakan proyek strategis bernilai investasi Rp1,42 triliun yang diproyeksikan menjadi hub logistik komoditas unggulan pantai barat-selatan Aceh. Mengingat masifnya skala industri ini, kesiapan masyarakat lokal menjadi faktor penentu agar dampak pengganda (multiplier effect) ekonomi dapat dirasakan secara inklusif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menyosialisasikan peta potensi ekonomi makro pelabuhan serta mengedukasi dan memetakan kesiapan masyarakat gampong dalam menyambut operasionalisasi pelabuhan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan pemetaan potensi kargo, sosialisasi interaktif, dan analisis mitigasi risiko sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat sebesar 45% mengenai peluang sektor turunan pelabuhan (UMKM, logistik lokal, kargo umum, dan serikat buruh). Kegiatan ini juga berhasil memetakan risiko sosial berupa potensi penolakan akibat miskomunikasi dan kekhawatiran pencemaran lingkungan. Rekomendasi taktis diarahkan pada penguatan kelembagaan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) dan sinergi vokasional terpadu antara pengelola pelabuhan, pemerintah daerah, dan masyarakat lokal.
Copyrights © 2026