Akuntabilitas pengelolaan dana desa merupakan tantangan struktural yang serius di Indonesia, termasuk di Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh transparansi dan kompetensi aparatur desa terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa secara langsung. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode survei terhadap aparatur desa di Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada kepala desa, sekretaris desa, dan kepala urusan keuangan sebagai responden. Analisis data menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS 3 melalui 5.000 subsamples bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) transparansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa dengan koefisien jalur β = 0,411, t-statistik = 5,682, dan p-value = 0,000; (2) kompetensi aparatur desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa dengan koefisien jalur β = 0,347, t-statistik = 5,424, dan p-value = 0,000. Temuan ini mengimplikasikan bahwa peningkatan keterbukaan informasi dan penguatan kapasitas sumber daya manusia aparatur desa merupakan dua pilar utama yang perlu diperkuat secara simultan guna mewujudkan tata kelola keuangan desa yang akuntabel di Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba
Copyrights © 2026