Pengembangan teknologi berbasis komputerisasi telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia kesehatan. Salah satu alat medis yang berkembang pesat adalah kateter urin, yang digunakan oleh pasien yang kesulitan membuang urin secara normal. Namun, proses monitoring isi kateter urin pasien di rumah sakit masih dilakukan secara manual oleh perawat, yang memakan waktu dan dapat meningkatkan risiko kebocoran pada kateter. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem monitoring kateter urin pada pasien menggunakan teknologi Internet of Things (IoT) dan teknik Pulse Width Modulation (PWM) dengan menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP8266.Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, observasi, dan pengujian sistem. Penggunaan teknologi IoT memungkinkan sistem ini untuk memantau tingkat penampungan kateter urin pada pasien melalui jaringan internet. Sistem ini menggunakan sensor water level untuk mendeteksi isi kateter, dan mikrokontroler NodeMCU ESP8266 diprogram untuk mengenali kondisi kateter dan mengontrol lampu LED dan buzzer sebagai indikator. Sistem juga dapat mengirimkan notifikasi ke perawat melalui aplikasi WhatsApp jika kateter sudah terisi penuh. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem monitoring kateter urin pada pasien menggunakan IoT dan PWM dapat berfungsi dengan baik. Sistem ini membantu perawat dalam memantau isi kateter secara otomatis dan memberikan notifikasi ketika kateter penuh, sehingga mengurangi risiko kebocoran dan mempercepat respons perawat. Implementasi IoT dalam sistem ini memungkinkan koneksi ke internet dan memberikan kemudahan dalam monitoring jarak jauh.
Copyrights © 2025