KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture)
Vol. 23 No. 1 (2015): ISLAM, BUDAYA DAN PEREMPUAN

PEMIKIRAN MUFASIR PEREMPUAN TENTANG ISU-ISU PEREMPUAN

Ah. Fawaid (Pamekasan State College for Islamic Studies (STAIN), Pamekasan)



Article Info

Publish Date
05 Jun 2015

Abstract

Tulisan ini menjawab tiga persoalan pokok, bagaimana penafsiran ayat-ayat perempuan oleh para mufasir perempuan? Bagaimana mufasir perempuan memosisikan diri ketika menafsirkan ayat-ayat tentang perempuan? Dan apakah persamaan jenis kelamin perempuan memungkinkan cara pandang yang sama dalam melihat teks suci terkait isu-isu perempuan? Tulisan ini membuktikan bahwa tidak sepenuhnya benar bahwa kultur yang dibangun laki-laki yang membaca dan menafsirkan Al-Qur‟an berdampak pada penafsiran yang membenci jenis kelamin perempuan atau sebaliknya. Dari beberapa kasus penafsiran ayat yang berhubungan dengan isu-isu perempuan, tidak seluruh laki-laki yang menafsirkan Al-Qur‟an terkait relasi gender dalam Al-Qur‟an memiliki kesimpulan yang sama dalam penafsirannya. Bahwa ada mufasir laki-laki yang tampak “tidak berpihak” kepada jenis kelamin perempuan tidak harus dipahami bahwa itu terjadi karena mufasirnya adalah laki-laki. Persoalan tafsir terkait isu yang berhubungan dengan relasi gender bukan semata-mata persoalan persaingan antara laki-laki dan perempuan, melainkan lebih berhubungan dengan problem metodologis dalam berinteraksi dengan nash Al-Qur'an. Copyright (c) 2015 by KARSA. All right reservedDOI: 10.19105/karsa.v23i1.609 

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

karsa

Publisher

Subject

Description

KARSA Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman has reflected the Universitas Islam Negeri Maduras strong commitment to publishing the best of multidisciplinary research, arts and humanities, social studies, cultural studies, including decision studies, gender studies, theoretical or empirically grounded, ...