Journal of Future Social Humanities and Cultural Evolution
Vol. 1 No. 2 (2026): Agustus : Journal of Future Social Humanities and Cultural Evolution

Makna Tiktok pada Interaksi Sosial Mahasiswa KPI IAIN Bone Angkatan 2022-2025

Amilatussalihah (Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri Bone)
Sri Wulandari (Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri Bone)
Tasrifa Nurul Ilmi Dhar (Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri Bone)
Muhammad Syahrul Ramadhan (Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri Bone)
Kurniati Abidin (Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri Bone)



Article Info

Publish Date
20 Jun 2026

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa transformasi fundamental dalam pola interaksi sosial, khususnya di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan memahami makna TikTok dalam interaksi sosial mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Bone angkatan 2022–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur via WhatsApp dengan 15 informan, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan) dengan teknik triangulasi untuk keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memaknai TikTok secara multifungsi: dominan sebagai sumber hiburan utama, sekaligus berfungsi sebagai sumber informasi singkat, inspirasi kreatif, dan medium observasi praktik komunikasi yang relevan bagi studi mereka. TikTok berperan sebagai fasilitator modal sosial karena konten viral kerap menjadi conversation starter yang memperkuat kedekatan sosial dan mempermudah pertukaran sumber daya akademik (seperti template tugas dan tutorial). Namun, pengaruhnya bersifat ambivalen karena konsumsi berlebihan dapat menyebabkan distraksi, menurunkan kualitas interaksi tatap muka, dan berpotensi mengganggu fokus akademik. Belum ada program literasi media terstruktur di prodi meskipun mahasiswa menyadari perlunya memilah konten, dan variasi intensitas penggunaan antarindividu menuntut strategi komunikasi multi-kanal. Penelitian ini menyarankan prodi menyelenggarakan workshop literasi digital, menyusun pedoman etika penggunaan ponsel, serta memanfaatkan TikTok secara terarah untuk kegiatan edukatif.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jfshe

Publisher

Subject

Description

Journal of Future Social Humanities and Cultural Evolution (E-ISSN: 3124-7083) merupakan jurnal ilmiah peer-review dan open access yang diterbitkan oleh PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara. Jurnal ini didedikasikan sebagai wadah publikasi karya ilmiah yang berfokus pada kajian ilmu sosial, ...